Fakta Mengenai Bayi Premature

𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗲𝗻𝗮𝗶 𝗕𝗮𝘆𝗶 𝗣𝗿𝗲𝗺𝗮𝘁𝘂𝗿𝗲
Kelahiran premature adalah bayi yang dilahirkan pada berusia pada 3 Minggu awal atau lebih sebelum waktu kelahiran yang normal iaitu 36-40 Minggu.

Minggu-minggu terakhir kehamilan merupakan saat paling penting untuk proses pertumbuhan janin khususnya pada otak dan paru-paru. Bayi yang dilahirkan premature akan cenderung mengalami gangguan pernafasan yang serius dan harus ditempatkan dihospital lebih lama dari bayi yang lahir normal.

Potensi kelahiran prematur pada ibu hamil bisa meningkat karena sejumlah faktor. Berikut adalah beberapa faktor yang meningkatkan risiko kelahiran prematur:
👉👉Sering merokok baik sebelum dan disaat hamil
👉👉Kekurangan atau kelebihan berat badan sebelum hamil
👉👉 Persiapan kehamilan yang kurang baik atau kurang nutrisi
👉👉Gangguan kesihatan seperti tekanan darah tinggi dan diabetis
👉👉 Mengonsumsi alkohol atau menggunakan nikotin selama masa kehamilan
👉👉 Mengandung bayi kembar dua, tiga, atau kelipatannya
👉👉 Jeda kehamilan yang sangat singkat dari kehamilan sebelumnya
👉👉 Pernah melahirkan prematur, keguguran, atau melakukan aborsi
👉👉 Stres akibat banyak berfikir.
👉👉 Memiliki masalah pada rahim, serviks, atau plasenta
👉👉 Mengalami infeksi cairan ketuban atau sistem reproduksi
👉👉 Kehamilan melalui vitro fertilization (pembuahan di luar rahim)

Antara Komplikasi yang akan dialami oleh bayi Premature :
🌸Komplikasi Jangka Pendek
Bayi prematur kemungkinan akan mengalami sejumlah gangguan pada organ tubuh seperti jantung, otak, darah, serta gangguan sistem pernapasan, sistem pencernaan, sistem metabolisme, kekebalan tubuh, dan kesulitan mengendalikan suhu tubuh. Bayi prematur juga berpotensi mengalami penyakit kuning kerana organ hati yang belum matang.

🌸Komplikasi Jangka Pendek
Pada sejumlah khusus, bayi prematur mengalami komplikasi jangka panjang seperti lumpuh otak (gangguan gerak, bentuk otot, dan postur badan), gangguan keterampilan kognitif, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, masalah pada gigi, gangguan psychology, sehingga yang paling parah adalah sindrom kematian bayi yang mendadak.

Pencegahan kelahiran premature
Sebelum berbicara lebih jauh mengenai penanganan kelahiran prematur, ketahui dahulu cara pencegahannya. Selama ini, penyebab kelahiran prematur seringkali tidak diketahui secara pasti. Namun, para wanita bisa mengurangi risiko kelahiran prematur dengan langkah pencegahan di bawah ini:

🔷Menjalani diet sehat sebelum hamil. Mengambil makanan sehat yang kaya protein, buah-buahan, dan biji-bijian sebelum hamil cukup efektif untuk mengurangi risiko kelahiran prematur.

🔷 Memperbanyak suplemen kalsium. Mengambil suplemen kalsium sebanyak 1000 mg atau lebih perhari bisa mengurangi risiko kelahiran prematur dan preeklamsia (salah satu komplikasi kehamilan).

🔷 Mengambil aspirin dengan dosis rendah. Untuk mengurangi risiko kelahiran prematur, ibu hamil dianjurkan mengambil aspirin dengan dosis 60-80 mg mulai akhir trimester pertama kehamilan. Cara ini digunakan untuk ibu hamil dengan kelahiran prematur, preeklamsia, serta wanita hamil dengan tekanan darah tinggi.

🔷 Menggunakan cincin pesarium (cervical pessary). Ibu hamil dengan ukuran serviks yang pendek disarankan memakai cincin pesarium untuk menyokong rahim agar tidak turun. Bentuk alat ini menyerupai cincin yang dipasang di mulut rahim.

🔷 Jauhkan diri dari pendedahan bahan kimia. Benda-benda yang mengandung bahan kimia yang dimaksud di sini contohnya plastik, makanan dalam tin, kosmetik, cat kuku dan semburan rambut (hair spray).

0 comments on “Fakta Mengenai Bayi PrematureAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *